PROFIL

  • HOME

Senin, 28 Mei 2018

BIG BOOK


Burung hantu adalah kelompok burung yang merupakan anggota ordo Strigiformes. Burung ini termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal). Seluruhnya, terdapat sekitar 222 spesies yang telah diketahui, yang menyebar di seluruh dunia kecuali Antartika, sebagian besar Greenland, dan beberapa pulau-pulau terpencil.
Di dunia barat, hewan ini dianggap simbol kebijaksanaan, tetapi di beberapa tempat di Indonesia dianggap pembawa pratanda maut, maka namanya Burung Hantu. Walau begitu tidak di semua tempat di Nusantara burung ini disebut sebagai burung hantu. Di Jawa misalnya, nama burung ini adalah darès atau manuk darès yang tidak ada konotasinya dengan maut atau hantu. Di Sulawesi Utara, burung hantu dikenal dengan nama Manguni.
Burung hantu dikenal karena matanya besar dan menghadap ke depan, tak seperti umumnya jenis burung lain yang matanya menghadap ke samping. Bersama paruh yang bengkok tajam seperti paruh elang dan susunan bulu di kepala yang membentuk lingkaran wajah, tampilan "wajah" burung hantu ini demikian mengesankan dan kadang-kadang menyeramkan. Apalagi leher burung ini demikian lentur sehingga wajahnya dapat berputar 180 derajat ke belakang.
Umumnya burung hantu berbulu burik, kecoklatan atau abu-abu dengan bercak-bercak hitam dan putih. Dipadukan dengan perilakunya yang kerap mematung dan tidak banyak bergerak, menjadikan burung ini tidak mudah kelihatan; begitu pun ketika tidur di siang hari di bawah lindungan daun-daun.
Ekor burung hantu umumnya pendek, namun sayapnya besar dan lebar. Rentang sayapnya mencapai sekitar tiga kali panjang tubuhnya.
Kebanyakan jenis burung hantu berburu di malam hari, meski sebagiannya berburu ketika hari remang-remang di waktu subuh dan sore (krepuskular) dan ada pula beberapa yang berburu di siang hari.
Mata yang menghadap ke depan, sehingga memungkinkan mengukur jarak dengan tepat; paruh yang kuat dan tajam; kaki yang cekatan dan mampu mencengkeram dengan kuat; dan kemampuan terbang tanpa berisik, merupakan modal dasar bagi kemampuan berburu dalam gelapnya malam. Beberapa jenis bahkan dapat memperkirakan jarak dan posisi mangsa dalam kegelapan total, hanya berdasarkan indra pendengaran dibantu oleh bulu-bulu wajahnya untuk mengarahkan suara.
Burung hantu berburu aneka binatang seperti seranggakodoktikus, dan lain-lain.

Rabu, 03 Desember 2014

woro abidah ppt taman baca amin





PENGEMBANGAN LAYANAN DAN SARANA PRASARANA
TAMAN BACA AMIN SEBAGAI PUSAT SUMBER BELAJAR






MAKALAH
untuk memenuhi tugas matakuliah
Pusat Sumber Belajar
yang dibina oleh Ibu Dr. Kasubakti Andajani, M.Pd





UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS SASTRA
JURUSAN SASTRA INDONESIA
November 2014


KATA PENGANTAR
            Segala puji bagi Allah SWT Dzat yang telah melimpahkan segala karunia-Nya kepada manusia. Dialah yang telah meninggikan langit dengan tanpa penyangga apapun dan yang telah menghamparkan bumi dengan segala kenikmatan yang tak terhingga didalamnya. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan bagi seluruh umat manusia. Akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah observasi ini. Oleh karena itu, dengan segala rasa hormat, kami bermaksud menyampaikan rasa terimakasih kepada:
1.     Ibu Kusubakti Andjani selaku dosen Pusat Sumber Belajar.
2.     Ibu Robiah Aldawiyah yang telah menemani dan membimbing kami selama kegiatan observasi berlangsung.
3.     Teman-teman D3 perpustakaan yang selalu mendukung dan memberi semangat dalam pengerjaan makalah.
Sebagaimana kata pepatah “Tiada gading yang tak retak”, sama halnya dengan penulisan makalah observasi ini. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kepada semua pihak untuk berkenan memberikan kritik dan saran atas kesalahan-kesalahan dalam penulisan ini. Hal tersebut bertujuan supaya tidak terulang lagi kesalahan pada kesempatan berikutnya. Sekali lagi, semoga bermanfaat, dan kami ucapkan Jazaakumullahu Ahsanal Jaza’.


                                                                                    Malang, 02 November 2014

                                                                                    Penulis
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL  .............................................................................................. i
DAFTAR ISI ........................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1
1.1  Latar Belakang ................................................................................................. 1
1.2  Tujuan Penulisan............................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN ......................................................................................... 3
2.1 Identitas Pusat Sumber Belajar........................................................................... 3
2.2  Deskripsi Fisik................................................................................................... 4
2.3  Deskripsi Aktifitas............................................................................................. 7
2.4  Keunggulan........................................................................................................ 8
2.5  Kelemahan......................................................................................................... 9

BAB III PROSEDUR PENGEMBANGAN PUSAT SUMBER BELAJAR........... 10
3.1  Tahap Alisis Kebutuhan.................................................................................... 10           
3.2  Tahap Pengembangan Sarana dan Program...................................................... 11
3.3  Tahap Implementasi.......................................................................................... 12
3.4  Tahap Pengolahan............................................................................................. 12

BAB IV PENUTUP................................................................................................ 16
LAMPIRAN HASIL WAWANCARA .................................................................. 17
LAMPIRAN GAMBAR ....................................................................................... 19



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Sumber belajar yang baik adalah sumber belajar yang dapat dimanfaatkan oleh semua orang tak terkecuali oleh masyarakat luas. Masyarakat selalu beranggapan bahwa belajar hanya untuk siswa dan kaum intelektual saja, sedangkan mereka tidak perlu lagi belajar. Kondisi Taman Baca Masyarakat (TBM) yang selama ini ada masih mengalami berbagai kendala untuk benar-benar menjadi sumber belajar sepanjang hayat bagi seluruh masyarakat. Secara umum, kondisi sarana dan prasarana yang kurang memadai, jumlah dan jenis bahan bacaan yang kurang bervariasi, profesionalisme pengelola, kurangnya aktivitas pendukung, kurangnya mutu layanan dan keterbatasan jaringan kerja kemitraan di TBM selama ini masih diperbaiki dan ditingkatkan. Selain itu, masih ada masalah lain yang dihadapi Taman Bacaan Masyarakat adalah rendahnya minat baca masyarakat.
Banyaknya sumber belajar perlu dilestarikan serta dikelola karena berperan dalam proses belajar seseorang untuk itu diperlukan upaya dalam meningkatkan pelayanan TBM sebagai sumber belajar.  Selain itu, dengan kegiatan Taman Baca Amin diharapkan pula dapat meningkatkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan memperluas wawasan bagi mereka yang telah melek aksara, serta bagi mereka yang putus sekolah atau tamat sekolah tetapi tidak melanjutkan sebagai bekal untuk mengembangkan diri, bekerja atau berusaha secara mandiri dalam setiap aktivitas mereka dalam kehidupan di masyarakat.

Rabu, 19 November 2014

SEMINAR MENITI JALAN KEPUSTAKAWANAN



Tema :MENITI JALAN KEPUSTAKAWANAN
Pemateri : BLASIUS SUDARSONO (Pembelajar pada Kappa Sigma Kappa INDONESIA)
Waktu:  Malang, 20 November 2014
Kepustakawan tidak berbicara tentang kemampuan namun dengan kemaun, dari kemauan ini kita harus meningkatkan kemampuan untuk menjadi pustakawan, Kita biasnya mempelajari perpustakaan dari bagaimana, padahal apa itu perpustakaan? mengapa anda memilih menjadi perpustakaan adalah dasar mencintai perpustakaan. perjalanan saya yaitu  meniti jalan kepustakawanan, karena jalan itu tidak sederhana, jalan kepustakawanan adalah jalan yang semula asing dan tidak dikenal, sejak awal sudah memunculkan beragam pertanyaan, ternyata menimbulkan obsesi yang belum usai sampai kini.Merumuskan dasar berpikir merumuskan dasar berfikir melalui interaksi antara kemauan dan kemampuan, kemauan dijiwai filsafat kepustakawanan, kemampuan berfondasi pada logika dokumentasi dan interaksi keduanya akan menghasilkan mutu pustakawan.

Sabtu, 15 November 2014

Pusat Sumber Belajar Taman Baca Amin

Pusat Sumber Belajar Taman Baca Amin

A.    Identitas Pusat Sumber Belajar








Nama              : Taman Baca Amin
Jenis                : Taman Baca
Kepemilikan   : Jatim Park Group
Alamat: Jalan Sultan Agung Kota Batu
Jam palayanan: Taman baca pukul 14.00-21.00
                          Poligigi hari jumat, minggu pukul 11.00-16.00
Latar belakang pendidikan Petugas Perpustakaan :
S1 Sastra Inggis, S1 Akutansi, SMA

IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KTSP DALAM PENYELENGGARAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH



Pendahuluan
Kurikulum KTSP meberikan kebijakan desentralisasi pada setiap satuan pendidikan. Penerapan KTSP diharapkan dalam penyelenggaraan pendidikan disetiap satuan pendidikan lebih dapat berkopentensi secara sehat dengan mengacu pada tujuan satuan pendidikan, potensi masyarakat disekitarnya, dan karakteristik peserta didik dan sesuai dengan standar nasional pendidikan. 

Jumat, 17 Januari 2014

Perkembangan Internet di Indonesia



Nama  : Woro Abidah
NIM    : 120213314478
Dosen  : Bu Rini widiastuti, S.Pd


 Pengertian Internet
 Internet  merupakan singkatan kata dari interconnection-networking, bila dijabarkan secara sistem global maka internet merupakan jaringan komputer diseluruh dunia yang saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) sehingga antara komputer dapat saling mengakses informasi dan bertukar data. Internet mencangkup segala sesuatu secara luas baik itu dalam bidang komputerisasi maupun telekomunikasi. Secara fisik dianalokan seagai jaringan laba-laba (The web) yang menyelimuti bola dunia dan terdiri dari titik-titik (node) yang saling berhubungan (Rafi, Muhammad, 2008:1).
Fungsi dan Manfaat internet adalah sebagai media komunikasi, akses informasi, berbagi sumber